Hentakan Nurani
Dalam bingkai : Sampul depan dan belakang Panggilan Khusus Untukmu
Sebenarnya, kisah penempaan dan pengabdian sebagai Purna Wanita Praja Ksatrian STPDN-IPDN, bertebaran pada beberapa karya Ummi. Sebut saja buku-buku berikut ini : Mengeja Hikmah, Kekokohan yang Lembut, Silaturahim Alpukat, Pamong di Bawah Gerhana, Romansa Pamong dan Ksatrian bagi Kami.
Lantas, Ummi berpikir, pasti seru jika seluruh karya itu dipadukan dalam satu buku. Khusus tentang hikmah penempaan dan pengabdian, sebagai pelajaran hidup kami selaku alumni sekolah pamong praja.
Maka, pertengahan Agustus 2025, Ummi mulai padu padan dan sunting seperlunya, seluruh kisah yang terserak itu. Lantas, mencari narahubung para Purna Walikota Dwarawati yang bertugas dan kuliah bersama angkatan kami.
Mereka, para Ayunda, Rekan dan Adinda Walikota Dwarawati masa bhakti 2002 sampai 2009, menyanggupi membaca keseluruhan naskah hingga bulan November 2025. Namun, nyatanya seluruh testimoni sudah didapatkan akhir Oktober 2025. Salahkan Ummi yang gercepin beliau-beliau itu yak wkwk
Sedangkan penerbit, Ummi masih mempercayakan Penerbit Indiva sebagai luahan karya. Maasyaa Allah, mereka sangat sabar dan selalu memberi kabar perkembangan apapun terkait naskah. Hingga, Desember 2025, setelah pengajuan dan lolosnya ISBN, terbitlah buku Panggilan Khusus Untukmu.
Apalagi, karena Ummi nyambi kegiatan domestik dan kantor, sempat nggak konsen ketika membahas sampul. Awalnya, Panggilan Khusus Untukmu, hanya perpaduan bingkai kotak jalinan bunga anthurium sebagai lambang ketangguhan dan bunga teratai simbol kearifan. Mirip sampul Kekokohan yang Lembut.
Dalam bingkai : Rancangan awal sampul Panggilan Khusus Untukmu
Akan tetapi, setelah sampul jadi, Ummi merasa itu terlalu sederhana. Walhasil, sampul dirombak lagi. Menjadi kartun foto diri Ummi. Dan itupun, mengalami tiga kali revisi.
Dalam bingkai : Sketsa penerbit yang ditirukan dari foto Ummi
Semoga versi akhir sampul Panggilan Khusus Untukmu, dapat menjadi aroma aksara yang khas dari Kawah Candradimuka, ini mengutip testimoni Purna Walikota Dwarawati masa bhakti 2002-2003, Bunda Yeni Dwi Lestari.
***
Sepanjang lebih dari seperempat abad, perjalanan menulis Ummi. Rasanya, buku Panggilan Khusus Untukmu ini adalah karya yang paling menghentak nurani dan kesadaran perjuangan beraksara.
Menulis setiap babnya, adalah tahap demi tahap memunguti mutiara hikmah yang berkilau-kilau. Kadang, membuat Ummi tertegun cukup lama, hingga kemudian menggurat huruf demi huruf, diiringi tangis kesyukuran.
Dan, penuh cinta. Atas takdir Allah, yang demikian indah.
Buku ini istimewa, karena tiap fotonya pada beberapa bab berwarna. Dilengkapi pula tanggapan pembaca pertama, yaitu para Purna Walikota Dwarawati masa bhakti 2002-2009, yang mana mereka kuliah bersama Ummi. Makasih, ya, Ayunda, Rekan dan Adinda purna wanita praja angkatan PAM11NGKAS, GA12UDA, 13RAVO, S14PP, 15TIMEWA, ANGKA EMAS dan SATU TUJUAN.
Semoga semakin memperkaya jiwa penulis dan pembaca, meneguhkan hati pada kemuliaan perjuangan, untuk berpulang kepada-Nya. Aamiin Yaa Rabb.
ٱلْحَمْدُ لِلَّٰهِ رَبِّ ٱلْعَالَمِينَ
مَاشَاءَ اللهُ تَبَارَكَ اللهُ
مَا شَاءَ اللَّهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ





Komentar
Posting Komentar
Sila tinggalkan jejak komentar, saran, masukan, kritik dan segenap tanggapan. Ummi tidak setiap hari memeriksa blog ini. Namun, insyaa Allah diusahakan membalas semampunya apabila senggang. Terima kasih atas kunjungannya :)